Minggu, 26 Mei 2013

Kisah di Ujung Senja Part III

3 tahun kemudian
Aldy yang saat itu sedang berfoto-foto ria, dihampiri oleh seorang perempuan paruh baya yang berseragam batik , begitu perempuan itu mendekat barulah Aldy mengenali perempuan itu adalah Tante emy, “loh tante apa kabar? Kapan datang dari jogja?” tanya Aldy sembari mencium tangan tante Emy sebagai salam hormat, “baru aja kemarin, tante sengaja datang kesini, sesuai janji tante sama Freya” sambil menyerahkan kado yang terbungkius dengan rapi, namun tampaknya kado itu sudah lama dibungkus, terlihat dari bentuknya yang agak sedikit tergores ujungnya, “ini dari Freya” begitu selesai menyerahkan kado., tante Emy segera pamit karena harus menyelesaikan urusan urusannya. Aldy yang menerima kado itu terbengong hingga lupa berucap apapun, bagaimana Freya mempersiapkan ini sebelum dia meninggal? Apa sebenarnya yang dirahasiakan Freya??
Sesampai dirumah, Aldy langsung membuka kadonya, yang berisi diary dan sebuah gantungan kunci berbentuk dolphin, Freya tau Aldy sangat menyukai dolphin,sehingga ia menyelipkan gantungan itu disela kadonya. Begitu ia membuka Diary, didalam diary itu tersimpan banyak foto freya bersama dirinya dengan berbagai pose, serta tertera tanggal pengambilan Foto itu. Perlahan ia baca lembar demi lembar buku diary freya, dan ia terhanyut dalam tulisan tangan gadisnya itu.

Tentang kamu
24 januari 2009
Hari ini pertama kali aku bertemu dengannya, pangeran senja yang tiba-tiba hadir saat aku asyik menunggu Desy,saat itu dia sedang sibuk menghapal sejarah, tanpa dia sadari, dia duduk disampingku dan mulai menghapal perjanjian linggar jati, yang sudah kuhapal sejak SD, saat itu yang ada di fikiranku, dia itu payah, masa seorang mahasiswa tidak dapat menghapal perjanjian yang isinya hanya segelintir kalimat pendek? Saat aku asyik dengan pikiranku yang menertawakan kekonyolannya, dia bertanya padaku “ehm..kamu Freya kan? Teman sekelas aku?” dengan polosnya dia bertanya, namun bukannya aku menjawab, aku malah tertawa terbahak bahak, “ya ampun Aldy, jadi selama ini kamu nggak kenal aku?” tanyaku dengan ekspresi gemas, bagaimana bisa? Aku ..seorang  Freya astasya, yang notabene disebut kalender berjalan, dan cukup populer dikampus, tidak dikenali teman sekelasku sendiri? Astagaa..mimpi apa aku semalam?

2 februari 2009
Rasanya lama aku tidak menulis disini, saat ini topik ku tetap pada Aldy, saat pertemuan kami yang tidak sengaja itu, kami jadi semakin akrab, kami merasa saling melengkapi, dia yang bisa disebut pelupa, beriringan dengan seorang  kalender berjalan, kata mereka sih kita ada chemistry, ah tapi peduli setan, bagiku dia sama seperti teman temanku biasa, tak ada yang istimewa,walau aku merasa ada sedikit getar-getar cinta hehhee J tapi ah sudahlah, aku berusaha melupakan perasaan ini, takut kalau Aldy sudah ada yang punya.

9 february 2009
Senin pagi yang cerah, hari ini ada kelas sejarah, saat yang slalu ku tunggu tunggu, karena aku suka sejarah, namun ternyata dosen sejarah ku tidak ada, jadi pulang lah kami, saat itu Aldy mengajakku jalan jalan, kita pergi ke taman, dan saat itu juga bagai disambar petir aku mendengar pengakuan nya, ia memintaku menjadi pacarnya, aku yang memang menyukainya lantas mengiyakan tawarannya, dan sejak saat itulah kami resmi menjadi kekasih, hari ini happy happy... J


15 juli  2010
Ehm ternyata lama juga aku nggak update cerita,, maaf yah diaryku..
Ehm kenapa yah akhir akhir ini aku jadi pelupa? Bahkan aku lupa dimana naroh si blackie? Ckckck,, untung hidungku nempel,, kalo ga nempel,,mungkin nih hidung juga kelupaan,, akhir akhir ini aku juga sudah ga seperti biasa, aku suka lupa inti inti dari materi sejarah, bahkan banyak teman temanku kesal karena aku.. oh my God,, bisanya aku begini,,kualat sama Aldy kali yah? Hehe J

18 juli 2010
          Astaga.. payah banget ingatanku,, andai aja Desy nggak ngasih tau hari ini kuliah,,mungkin aku masih tidur, oh ya, Desy tadi bilang aku suruh periksa, emang segitunya yah aku pikun?

20 juli 2010
          Tuhan..aku tak sanggup mendengar vonis itu, Tuhan? Mengapa kau kejam padaku? Apa salahku Tuhan? Apa karena aku lalai pada tugasku? Tuhan tunjukkan apa salahku,, Tuhan,, andai mereka tau,, pasti mereka akan bersedih,, Tuhan tolong hapus vonismu,,tolong beri aku keajaiban,,,Tuhan,,Alzheimer telah membawa kakek untuk lebih cepat berjumpa denganmu,, dan sekarang kau ingin memanggilku dengan cara yang sama? Tuhan,,aku tak ingin melupakan mereka di sisa waktuku,,, tapi mengapa kau buatku seperti ini? Mengapa kau beri aku ingatan yang sempurna jika kau meminta ingatanku lebih cepat? Tolong Tuhan,,ubah semua ini dengan kuasamu,,,

21 juli 2010
          Rasanya ga sanggup jika harus membiarkan Aldy terus mencintaiku, bagaimanapun ia harus membenciku, aku tak ingin dia menangis saat ku pergi nanti, hari ini sandiwara pun ku mulai, untung  Desy percaya jika aku mencintai Rama, dengan berpura pura mencintai Rama, mungkin Desy menganggapku brengsek,, mencampakkan seorang yang benar benar menyayangiku,, yah meskipun berat,, aku harus bisa,,,demi Aldy,, demi perasaannya..
22 juli 2010
          Aldy mengakhiri semua..walau sakit aku harus bisa terima,, karena ini yang kumau ,, dan akhirnya dia menjadikan Desy sebagai pelampiasan, ah,,biarkan,,aku juga sakit melihat mereka,, sesuai perjanjian,,aku dan Rama hanya berpacaran seminggu,, karena pacar Rama marah jika kami terlalu lama berpura pura pacaran,,,nampaknya Aldy senang melihat Rama mencampakkanku... rasanya sakit,,lebih sakit daripada ditusuk jarum,,dibenci oleh orang yang kita cinta itu benar benar menyiksa,, sama seperti Alzheimer,, entah kenapa dia mulai membuat kepalaku sering migrain,,



5  agustus 2010
          Sakit kepala yang benar-benar menyiksa,, oh Tuhan,,sampai kapan aku begini?? Sakit yang begitu menyiksa,, ingaatan yang perlahan lahan memudar,, namun melihat aldy begitu bahagia bersama Desy,,rasanya sakitku lenyap,,terima kasih Tuhan,,kau telah memberi Desy untuk Aldy,, Desy,,aku ingin kau menjaga pangeran senjaku.. bisa kan???

7 oktober 2010
          Tuhan,, sakit yang tak tertahankan,, mungkin saat ini kan tiba masaku,,, tapi Tuhan..aku ingin melihatnya sekali saja.. walau memory ku nanti sudah tak mampu mengenalinya,, beri aku kesempatan untuk melihatnya,,

            Begitu selesai membaca diary Freya, segera Aldy menutup diary itu.. teringat bagaimana dulu ia membenci gadis itu, gadis yang slalu dipuja nya, gadis yang slalu dicinta, ternyata dibalik semua itu justru Freya lah yang terluka, Freya yang menahan sakitnya sendiri, bahkan dia harus terluka melihat orang yang disayanginya pacaran dengan sahabatnya sendiri, saat Aldy hendak menaruh diary Freya, ternyata ada selembar kertas yang terjatuh diantara diary itu, disitu terlihat jelas tulisan tangan Freya,

Dear Pangeran Senja,
          Sayang, apa kabarmu hari ini? Kamu sehat kan? Jangan kayak aku yah? Saking senangnya berpetualang sampe lupa sama kesehatanku, mungkin saat kamu baca ini aku udah jauh,, kamu mau ikut?? Jangan deh ya,, kamu tetap disitu, doain aku, jagain bunda aku yah, jagain juga Desy, oh ya, mungkin aku kualat sama kalian berdua, kan aku suka katain Desy penyakitan, trus aku juga pernah bilangin kamu “masih muda kok pikun?” yah kan? Maaf yah, oh ya ngga apa kan aku panggil kamu sayang? Ya Ampun.. udah lama aku ga manggil kamu sayang. Aku kangen sama panggilan itu, aku kangen semuanya, senyummu. Aku masih ingat waktu aku buat pengakuan aku mencintai Rama, sebenernya aku sama rama nggak pacaran kok,, aku tetep setia sama kamu J, aku ngelakuin ini semua biar nantinya kamu ga sedih kalo aku pergi, tapi kayaknya cara ku salah yah?  Ah biarin deh, tapi kamu mau kan maafin aku? Mau donk,.. yah yah yah. J oh ya selamat yah kamu udah berhasil jadi sarjana, sukses slalu buat kamu, sekarang pacarmu siapa? Apa masih sama Desy? Ah ga penting deh siapa pacarmu, yang penting aku sayang kamu, kamu baik baik yah disana, jangan nakal, trus sering2 tuh hapalin sejarah, nasa perjanjian linggar jati aja ga tau? Payyaahhh,,, sayang udahan aja yah suratnya, capek nih nulis,, kalo kangen mimpiin aku aja yah.. miss u sayangku J .

Air mata Aldy tak tertahankan lagi, betapa ia menyesal, betapa ia merindukan gadisnya itu, miss u too sayang  batin Aldy.
Seminggu setelah wisuda Aldy memutuskan meninggalkan indonesia dan menetap di paris, setiba di charless de gaulle , Aldy segera mencari alamat tantenya yang memang menetap di Paris, sebenarnya sejak dulu tantenya menyuruhnya tinggal di Paris, namun hatinya masih ingin menetap di Indonesia, tapi sekarang dia tak sanggup lagi bertahan di Indonesia, di mana banyak kenangan antara dia dan freya, gadisnya yang sampai saat ini masih menjadi pemilik tahta dihatinya.
Sebulan kemudian
Sebulan di Paris tidak membuahkan hasil, ia tidak melanjutkan s2 nya, tidak juga mencari pekerjaan, dan disinilah dia sekarang, disebuah cafe di pinggiran sungai seine, di senja yang penuh dengan daun-daun yang berguguran,
Aku mencintai senja dan musim gugur, kau tau kenapa? Karena senja selalu memberikan keteduhan di segala musim, kau tau? Mengapa pula aku mencintai musim gugur? Karna saat musim gugur aku jadi yakin, suatu saat aku kan seperti mereka, mungkin bukan gugur, lebih tepatnya pergi, meninggalkan kenangan, ah ya kenangan , aku ingin tau sampai kapan aku dikenang olehmu, aku ingin tau apakah kau mengingatku saat senja tiba? Tapi itu tak penting bagiku, karna pernah menjadi bagian dihidupmu sudah cukup.
Kalimat itu seakan bergema di ingatannya, membentuk siluet wajah dalam bayangannya, Freya, yah freya, kini aldy tak hanya mengingat Freya saat senja dan musim gugur, tapi disetiap detik ia mengingat gadisnya itu, saat asyik dengan lamunannya tiba-tiba ada yang menabrak mejanya, seorang gadis, dan dengan buru-buru gadis itu berkata Je suis désolé pressé  dalam bahasa perancisnya yang kental, dengan tenang Aldy menyahut ok, no problem, dalam bahasa inggrisnya yang sedikit kacau, maklum dia memang tak menguasai bahasa asing. Namun sedetik kemudian ia tercengang begitu melihat gadis yang barusan menabrak mejanya, dari matanya, bibirnya, dan senyum simpul nya, seperti freya, “ah apaan sih ,knapa liat tuh cewe jadi ingat freya, “ Aldy menepis bayangan freya dari otaknya.
Tak lama setelah gadis itu pergi, Aldy masih tak habis pikir, bagaimana bisa ada yang memiliki rupa yang sama seperti freya, bahkan mata abu-abu nya pun sama, hanya saja tatanan rambutnya yang sedikit berbeda

*Bersambung

Tidak ada komentar: