Awalnya
tak pernah kuduga, rasanya seperti dejavu bisa bertemu dengan seseorang yang
mirip denganmu, seseorang yang membuatku kembali bimbang, membuatku kembali
ragu akan keputusanku yang telah menetapkan siapa yang kan menjadi labuhan
terakhir, aku tak tau siapa kelak yang kan menjadi pendampingku, tapi
rasa-rasanya aku begitu yakin akanmu, kamu yang tak kukenal, kamu yang hanya ku
jumpai di hari senin dan rabu, ya.. hari itu selalu menjadi hari yang begitu
spesial, hari yang slallu kutunggu setiap minggunya.hari dimana aku bisa
menatapmu walau sejenak namun cukup lah untuk memberikan kesejukan di hati yang
tlah lama gersang, kau tau? Setahun lamanya aku tak merasakan debaran ini,
debaran yang membuatku susah tidur, debaran yang membuatku tak henti-hentinya
berpisi walau dalam hati, yah sampai saat ini ku hanya mampu menyukai
diam-diam, kenapa menyukai? Karena aku tak yakin ini cinta,aku tak yakin aku
bisa mencintaimu seperti aku mencintai dia yang kini bersamaku, tapi entah
mengapa aku begitu yakin aku bisa mendekatimu, walau nantinya hanya sebatas
teman, kau tau? Disaat begini adalah saat terberat bagiku, saat dimana aku
merasa teramat bersalah, merasa berkhianat,
merasa tak tepati janji, yah walaupun tak secara langsung tapi hatiku tak bisa
berdusta, hatiku mulai berpaling padamu meski tak yakin ini cinta, kau tahu?
Sejak hadirmu kini hidupku lebih berwarna,hidupku seakan tanpa beban, dan kau
tau? Aku siap ditinggalkan olehnya, asal kau mau menggantikannya J apakah kau
mau?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar