Rabu, 27 Agustus 2014

semalam

Semalam bayangmu kembali mengganggu, hadir di mimpiku sebagai seseorang yang sama, saat aku dan kamu masih menjadi kita, dan lagi-lagi mimpi semalam membuat luka ku kembali basah ,  luka yang belum sempat kering dan perihnya masih terasa, kini harus basah lagi L .  
Dan lagi, ingatanku tentangmu kembali mengapung ,  membentuk sketsa wajah yang tak asing di mataku , terlukis senyum yang dulu pernah untukku , senyum malu – malu , senyum penuh kasih yang dulu pernah milikku, entah kini masih untukku ataukah sudah milik yang lain. Rasanya baru kemarin aku mengenalmu , baru kemarin kau nyatakan cinta untukku, dan baru kemarin kau berjanji selamanya mencintaiku , secepat itukah hatimu berpaling? Secepat itukah kau kembalikan hatiku ? yang kau bawa dalam keadaan utuh, dan kini kembali hanya serpihannya.

Tidak ada komentar: