Aku menamainya kenangan
Sesuatu yang tak bisa kulupakan
Juga yang tak bisa kubawa ke masa depan
Aku menamainya kenangan
Saat aku kembali dan terdiam di suatu tempat
Lalu menertawakan ketololan yang pernah kulakukan
Dan sekali lagi,
Aku masih menamainya kenangan
Saat lembaran foto tercetak
Namun ku tak bisa membuatnya kembali nyata
Aku bisa melihatmu, menatapmu,
Tapi tak bisa lagi menyentuhmu
Terlebih untuk berharap bisa bersamamu
Ya. Bahkan untuk berharap pun aku tak lagi berhak
Kita...
Kita masih menatap langit yang sama
Berpijak pada bumi yang sama
Bahkan bersujud pada kiblat yang sama
Tapi hati kita tak sama lagi
Aku masih menyayangimu,
Dan kamu...
Kamu mulai menyayanginya
Sakit bukan?
Ya.! Itulah cinta
Cinta yang katamu selamanya
Tapi bahkan sewindu pun belum genap
Kau telah berpaling J
Dan menjadi KENANGAN J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar