Kamis, 30 Agustus 2018

K A M U


Ini semua tentang kamu, tentang kamu yang tak pernah kusebutkan menjadi pujaan hati. Tentang kamu yang namanya tak mampu ku ucap didepan siapapun. Tentang kamu yang selalu menjadi tokoh dalam puisi-puisi ku. Yang selalu kubicarakan dengan Tuhanku. Tapi ini bukan tentang bagaimana aku mencintaimu ataupun bahagia bersamamu, melainkan tentang aku yang sedang belajar merelakanmu, merelakanmu berbahagia dengan dia yang kini menjadi pilihanmu. Aku belajar merelakan mimpi-mimpi yang ingin kuwujudkan bersamamu. Aku pun belajar meneruskan hidupku yang tak akan ada lagi kamu didalamnya. Aku belajar mengikhlaskanmu , mengikhlaskan penantian panjang yang selama ini kulakukan, mengikhlaskan jika bukan kamu lagi yang menjadi alas an aku merayu Tuhan. Aku belajar menerima ketiadaanmu, meniadakan kamu yang selalu menjadi  objek menarik dalam imajinasiku, tokoh utama dalam puisiku, aku belajar menghilangkan kamu dalam setiap jejakku, dalam setiap karya yang kucipta. Tapi ternyata semua tak mudah, bahkan dalam tulisan ini kau masih hidup dan menjadi tokoh utama.

2 komentar:

Deddy memar mengatakan...

Mantap

Deddy memar mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.