Minggu, 27 Januari 2019

kamu (lagi)

hey sephia , jangan pernah panggil namaku jika kita bertemu lagi dilain hari"

Hay , akhirnya aku menuruti apa katamu, apa yang selalu kita bicarakan jauh sebelum hari ini tiba.
kesepakatan sederhana untuk 2 insan yang saling jatuh hati namun takdir tak berpihak untuk kita saling memiliki
ah andai kita dipertemukan lebih cepat
ah andai saja belum ada dia yang kini bersamaku dan dia yang saat ini menemanimu
serta andai-andai lainnya
kita hanya 2 insan yang mencoba bertahan meski tau itu salah
2 insan yang saling membahagiakan sebelum akhirnya saling melukai
2 insan yang slaing memluk erat sebelum diam-diam saling melepas
dan sebelum hari ini tiba, percayalah aku telah mencoba sekuat tenaga menabahkan hatiku
dan akhirnya saat hari ini tiba
segala benteng yang kuciptakan luruh seketika
ingin rasanya aku berlari memelukmu seperti yang biasa kulakukan
ingin rasanya menumpahkan segala rasaku padamu
bercerita banyak hal tentang mimpi-mimpi yang kita tau tak dapat diraih jika bersama
ah aku masih ingin menghabiskan banyak waktu ku denganmu
tapi takdir tak sebaik itu pada kita
dan kini
kau bukan lagi pria yang sama seperti dulu
bukan pria yang bisa kapan saja kupeluk jika rindu, apalagi kumiliki 
bukan pria lajang yang dengannya aku biasa menghabiskan soreku
kau..
pria yang saat ini tubuhnya tlah dimiliki wanita lain
wanita yang saat ini bahagia bersamamu
yang dengan bangga menunjukkanmu pada dunia bahwa ia bangga memilikimu
bukan wanita sepertiku yang hanya bisa mencintaimu dalam hening
dalam dunia yang hanya ada kita berdua di dalamnya

Tidak ada komentar: