Selasa, 22 September 2015

apakah ini cinta?

Apakah ini cinta?
Saat tiba-tiba sebuah tanya menelusup di benakku
Tiba-tiba saja aku ragu
Apakah ini cinta?
Apakah yang sedang kita jalani ini
Didasari oleh cinta?
Apakah setiap tutur manismu
Itu berarti cinta?
Apakah setiap rengek manjamu
Itu bagian dari cinta?
Apakah setiap hangat pelukmu
Wujud dari cinta?
Jika ini bukan cinta, lantas apa?
Sebatas pengusir sepi kah?
Atau hanya simbiosis mutualisme?
Jika memang ini cinta, lantas aku harus bagaimana?
Kau ada dia, dan aku pun begitu
Apakah selamanya kita akan begini?
Memunafiki diri sendiri, hanya karena takut kehilangan?
Akankah kita selamanya begini?
Saling membagi , saling menutupi rasa cemburu
Ketika salah satu dari kita tampak bahagia dengan yang lain
Lantas, apakah ini akan di akhiri?
Bagaimana cara kita mulai?
Apakah dengan saling mengabaikan?
Atau bahkan saling membenci?
Jujur aku tak mampu
Semua benteng pertahananku
Dan segala upayaku tuk tahu diri
Runtuh seketika saat kau bilang rindu
Begitupun kamu
Ada rindu yang selalu jatuh diantara sepi mu
Mereka bilang kau berengsek
Rela mendua tuk bersamaku
Lantas aku apa? Malaikat? Haha
Kita lucu
Saling mendoakan
Saling mengingatkan ada hati yang lain
Tapi kita pula saling mengingkari
Diam – diam Saling merindui
Jadi?

Sebenarnya kita ini apa??

Jumat, 14 Agustus 2015

suati hari nanti

Suatu hari nanti
Bila temu masih berpihak pada kita
Suatu hari nanti
Bila benci dan dendam telah lebur oleh waktu
Akan ku ceritakan padamu
Bagaimana caraku bertahan
Bagaimana caraku melewati semua
Dan tentunya bagaimana caraku sembuh
Dari luka yang kau timbulkan
Suatu hari nanti
Bila aku benar2 sembuh dari luka
Jangan pernah menyentuhnya lagi ya!
Karena sentuhanmu bak asam sulfat
Yang bisa menghancurkan hatiku
Suatu hari nanti
Bila ada sesal dihatimu
Simpan saja sesalmu, simpan untukmu sendiri
Aku tak ingin dengar
Aku tak ingin peduli
Terlebih mencoba kembali
Itu takkan pernah!
Mungkin cinta itu masih untukmu
Tapi aku tak ingin salah lagi
Aku tak ingin hanyut lagi
Dan aku

Aku tak ingin hancur lagi karenamu

terima kasih

Hay kamu,
Terima kasih
Terima kasih telah memberi pelajaran berarti untuk saya
Terima kasih telah menunjukkan saya arti setia
Terima kasih mengajari saya kesabaran dari sebuah penghianatan yang kau lakukan
Terima kasih karena kamu saya berusaha tidak mendendam
Terima kasih karena kamu saya berusaha bersabar walau itu sulit
Hingga akhirnya pertahanan saya runtuh
Saya tidak bisa menjadi seperti apa yang kamu mau
Saya tidak bisa menjadi seperti dia
Yang mungkin menurutmu lebih sabar lebih baik dan tidak pendendam
Terima kasih
Terima kasih memberi saya kesempatan untuk mengenal kamu
Memberi saya kesempatan untuk (mungkin) membuka hati untuk yang lain
Memberi saya kesempatan untuk mencari harapan yang baru lagi
Terima kasih atas waktu 3 tahun ini
Terima kasih mengajak saya berlari, berhenti
Membuat saya merasakan jatuh bangun
Dan terima kasih untuk satu hal yang terpenting
Terima kasih untuk penghianatan yang berulang kali kau lakukan
Yang bahkan kau tak pernah merasa bersalah sedikitpun
terima kasih untuk cintamu yang palsu


Sabtu, 01 Agustus 2015

Surat untukmu lelaki dibulan desember

Dear awan, 
hay kamu apa kabar? Lama rasanya tak berbincang denganmu, tak merengek padamu, dan ternyata kau bisa membuatku merindu :) hay awan bagaimana rokok mu? Sahabat setia yang katamu mengerti  apapun kondisimu. Ah kuharap kau tak lagi bersahabat dengannya. Masih kuingat bagaimana kerasnya kau mencoba. Berusaha menjauh dari 'sahabatmu" itu. Padahal saat itu kau hampir berhasil menarik simpatiku, mengetuk hatiku. Hay awan dicintai olehmu merupakan suatu keindahan tersendiri buatku, dan aku baru menyadarinya saat ku hampir kehilanganmu, ingin rasanya saat itu menahanmu dan mengatakan kau berhasil, tapi aku terlalu gengsi tuk mengaku cinta. Egoku terlalu tinggi tuk menerima bahwa kau menang. Kau menang atas hatiku. Dan kini egoku pula yang membuatku merasakan penyesalan bertubi-tubi. Bahkan penyesalan itu menghantui hingga sekarang.  Hay awan jika ada waktu sekali lagi kesempatan tuk bertemu denganmu., aku ingin dicintai sekali lagi olehmu. Aku ingin merasakan lagi keindahan yang sempat kurasa. Hay awan aku ingin jujur, aku mengaku kalah. !
Dan kini..
aku merindukan mu

Selasa, 09 Juni 2015

curhat ga jelas

“ iya aku pernah pacaran sama dia , tapi 3 bulan aja kok , dan itu pun hanya pelampiasan “

Kejujurannya saat itu membuatku merasa seperti tersambar petir, bagaimana tidak? Orang yang aku banggakan didepan orang yang aku percayai , ternyata mereka berdua berhianat dibelakangku , saat itu aku merasa menjadi orang paling bodoh sedunia, dan sejak saat itu juga, aku yang kata orang “ seorang penyayang , yang peka dan peduli terhadap perasaan orang lain “ sejak saat itu rasanya nuraniku mati suri, seakan stock maaf tak ada lagi ,  hmm bukannya tak ada maaf, hanya saja aku belum siap menerima kenyataan, bukan dendam, hanya aku tak suka, tak suka dimunafiki, tak suka kejujuranku dibalas dusta, ah apalah itu, yang jelas hingga kini lukanya masih membekas, 

Minggu, 31 Mei 2015

Mungkin ini Rindu

Rindu,,
Mungkin Cuma itu yang saat ini saya rasakan ketika mengingat semua yang telah lalu, yah mau diapa? kau berada nan jauh disana, ingin rasanya aku pergi ke kotamu , melepas penat melepas lelah,ingin rasanya sejenak bersandar di bahumu  serta menceritakan semua yang kulewati tanpamu , berbeda, iya berbeda rasanya.. mungkin ini karena aku dulu terlalu bergantung padamu , mungkin juga dibalik tegarku sebenarnya aku ini terlalu manja padamu , aku yang biasanya merengek rengek padamu saat menginginkan sesuatu, merengek saat ingin ditemani kemanapun kau mau, dan syukurnya kau selalu meng iyakan, menuruti apa inginku, menemani kemanapun aku ingin pergi, ah rasanya ingin ku ulang , bukan aku tak bersyukur dengan keberadaanmu yang sekarang, bukan tak mendukungmu, hanya saja aku lebih rapuh dari yang kukira, ternyata aku hanya gadis manja yang selalu bergantung padamu, dan semua itu kurasakan saat kau tak ada disini, Tuan aku rindu..aku rindu menjadi gadis manja yang kemarin. Tuan... aku ingin kau segera pulang L

Jumat, 29 Mei 2015

LDR

#hallo aku kangen L... sekilas sepenggal kalimat ini bisa mewakili perasaan saya, perasaan seorang peserta LDR tsahhh peserta :D
Oke mulai...
Kata orang sih LDR itu banyak gagalnya, kata oraaanggg siih. Jahat banget ya orang-orang . Belum pernah ngerasain LDR sih.. L L L
Tapi emang sih LDR tu gak enak pake banget..!!! L kita harus tutup mata , tutup telinga, dan menjaga pikiran2 negatif tentang dia yang jauh disana, harus percaya gituuu, nah bagi saya yang notabene orangnya gampang curigaan, bahkan hal sekecil apapun patut dicurigai sebagai bibit dari tindakan kriminal,, eh apasihh abaikan - -“  sebagai seseorang yang menjalani LDR (letih dilanda rindu) saya termasuk strong lohh iya strong , dari yang biasanya jalan tiap hari jadi ga ketemu selama berbulan – bulan , dari yang biasanya kesana sini minta anter jadi harus serba sendiri, dari yang biasa cakar-cakaran sama pacar jadi cakar – cakaran sama kucing eeh nggak deng candaaa :D kan gak enak, L apalagi pas malam minggu soloing terus liat orang pacaran boncengan, ( pernah malam minggu soloing eeh ketemu anak SD boncengan sama pacarnya kan nyeseekkk L ) tapi cerita tentang LDR ga melulu tentang penderitaan sih, ada senengnya juga kok.. yaah bisa lah jadinya jalan sama pacar orang gitu kan, mumpung pacar jauh, tapi boong kok, aku kan orangnya setiaa :D (takut doi baca hahaha J ) senengnya pas LDR itu kita jadi bisa belajar, belajar saling percaya , belajar menjaga perasaan satu sama lain kan repot kalo ga jaga perasaan trus si doi ngambek gimana coba cara baikan nya? Mending kalo deket bisa di datangin, ini samarinda – pangkal pinang booo setidaknya 2,5 juta tiket doank :D (maklum akuntansi jadi peritungan ) trus juga belajar buat jadi pasangan romantiss secara kan jauh, kudu ekstra diperhatiin biar ga sempet minta perhatian sama yang ada di dekatnya , walau komunikasi kami ga intens banget yah  kita tetap ada komunikasi tiap hari, minimal bbm sms atau whatsapp ya kan sekarang jaman udah canggih, meskipun udah mulai kembali ke jaman batu ( ah ngelantur lagiiii ) intinya ga perlu takut kalo musti LDR kan jodoh ga kemana J paling juga ke temen #eehhh apa lagiii udahan ah ceritanya, salam LDR J

Sabtu, 28 Maret 2015

ah senja

Senja di kiri jalan
Entah mengapa ada degub tak beraturan
Ya selalu saja begitu
Selalu tanpa bisa ku kendali
Tanpa mampu kucegah
Entah berapa kali aku harus berhati-hati
Tetap saja aku jatuh cinta
Jatuh cinta pada masa yang sama
Pada objek yang sama
Senja...
Jingga nya tak pernah membuatku bosan
Selalu ada debaran berbeda setiap harinya
Seakan ia punya seribu macam cara membuatku
Lagi dan lagi selalu jatuh cinta padanya
Lagi dan lagi selalu menoleh ke arahnya
Ah senja, kau begitu serakah
Tak maukah kau berbagi tempat dengan sang malam?
Bahkan saat kau pergi pun hatiku masih terpaut padamu
Bahkan saat rembulan mulai menggantikan mu
Tetap saja aku masih terpaku
Pada rona jinggamu
Rona jingga yak tak bosan kupandangi
Rona jingga yang selalu membuatku lagi dan lagi selalu jatuh cinta



Selasa, 24 Maret 2015

terbalik

Entah..
Tiba – tiba saja bayangmu hadir
Menggelayut manja dalam ruang kosong hatiku
Tiba – tiba saja ada rasa yang tak mampu kujelaskan
Pada mulanya kau bukan apa – apa
Dan kau bukan siapa – siapa
Tak pernah sedetik pun terlintas di anganku
Jika rindu ini akan hadir
Dan semua terjadi tiba- tiba tanpa mampu kubendung
Kamu
Kamu yang kemarin menyuguhkan senampan cinta
Senampan cinta yang tak pernah kupedulikan
Kamu yang kemarin ku abaikan
Tak kulirik bahkan sedetik pun
Mengapa kini ada desir aneh?
Mengapa itu terjadi justru disaat kau pergi
Dan bahkan lebih parah nya
Kau dan aku tak lagi bertegur sapa
Rindu itu mulai hadir ketika kau bangun benteng diantara kita
Rasa itu perlahan kusadari saat kau beranjak pergi
Bukan sekedar beranjak
Lebih tepatnya kau berlari,
Jauh... dan semakin jauh
Kamu,...
Bisakah kita ulang hari kemarin?
Takkan ku abaikan kamu

Takkan ku sia – sia  kan kamu 

Rabu, 18 Maret 2015

selamat ulang tahun

Hay diriku, selamat bertambah usia selamat karena mampu melewati rintangan hingga bisa sampai di usia 22, entah bagaimana harus menjabarkan semuanya rasa – rasanya baru kemarin aku dilahirkan, bersekolah dan tiba – tiba saja menjadi dewasa seperti ini , aku pernah berikir apakah ini Tahun terakhirku ? kadang tiba – tiba saja semua itu tak sengaja terlintas di kepala, tentang semua kebetulan – kebetulan itu , segala yang terjadi , serta keindahan – keindahan yang akhir – akhir ini kurasakan, rasanya jadi seperti suatu ketakutan tersendiri. Takut ini menjadi tahun terakhirku. Takut semua ini berlalu begitu saja. Ah mengapa aku sepicik ini? Hahaha semua manusia kan pasti mati.  

Sabtu, 14 Maret 2015

mencintaimu tanpa sekat

Aku hanya ingin mengagumimu ,
Mengagumimu tanpa sekat
Membiarkan sebatas rasa
Biarkan imaji tetaplah menjadi imaji
Imaji terindah yang takkan pernah tampak
Imaji terindah yang tak perlu kau tau
Aku
Hanya ingin mencintaimu dalam diam
Dalam segala ketidak sempurnaan
Sekedar melihatmu lantas memelukmu melalui doa
Itu sudah lebih dari cukup
Aku tak ingin disebut serakah
Aku tak ingin dikata naif
Tenanglah
Aku pandai bersandiwara
Aku tak ingin mengganggumu dengannya
Terlebih mendoakanmu berpisah dengannya
Aku tak sejahat itu J
Tetaplah berjalan tanpa peduli hatiku
Tetaplah tersenyum tanpa harus takut aku terluka J
Karena aku
Aku mencintaimu tanpa syarat
Tanpa balasan

Tanpa ambisi

Kamis, 05 Maret 2015

kucari kamu

Kucari kamu dalam setiap desir senja
kucari kamu ku kabarkan pada senja
adakah dirimu diantara warna jingga nya
kucari kamu diantara rintik hujan
kuharap tiap tetesnya mengabarkan rindu mu
kucari kamu lewat gema di ujung tebing
berharap dalam gema terselip sapaan rindu
kunanti kamu di setiap detak nadiku
kunanti kamu
detik ke menit
menit ke jam
harapku kian padam
hingga akhirnya aku kelelahan
aku menyerah
tak ada yang mengabarkan keberadaanmu
tidak senja
tidak hujan
tidak juga angin musim semi
lantas dimanakah kamu?
dimana kau simpan rindu ku?
tuan..
bisakah kau pulang?
aku rindu
aku lelah terlalu lama menunggu
tuan...
Tanpamu senja disini tak lagi jingga
rintik hujan pun kembali mengabarkan kesepian
aroma kepedihan menyeruak seiring hilang nya kabar darimu
tuan..
aku rindu..
rindu menikmati jingga nya senja bersamamu
rindu menikmati langit yang kemerahan
menatap mentari yang terbelenggu senja
rindu melepas penat bersamamu..
tuan...
cepat kembali :* :(

kau

Aku belajar mencintaimu, mencintai tanpa syarat apapun
#afgan_cinta tanpa syarat

Aku memang belajar mencintaimu,mencintai tanpa syarat apapun. Tak peduli kau siapa tak peduli kau punya apa. Meski kau yang tersulit untukku, meski hatiku belum sembuh dari patah. Namun aku terus mencoba, mencoba yakinkan hati, bahwa kau orang yang pantas ku cinta, orang yang pantas mengukir senyum :) hingga kau akhirnya benar-bbenar-benar meyakinkanku..
kau alasan mengapa duniaku kembali berwarna
kau alasan mengapa senjaku kembali jingga
kau alasan aku berani jatuh meski rasanya akan sakit
kau alasan bagi hatiku yang sempat patah kembali utuh
Kau alasan mengapa hujan tak lagi mengabarkan kesepian
kau alasan bahagia itu kembali menyapa
kau alasan terbesar dari terbit nya senyum di wajahku
dan kau..
alasan matahari kembali bersinar terang

Minggu, 01 Maret 2015

saat kau pergi

Saat kau pergi..
aku terus berlari dan berlari
bukan mengejar bayangmu
tapi berlari dari kenanganmu
saat kau pergi. .
aku memungut serpihan rasaku untukmu
bukan untuk kusimpan
tapi untuk ku musnahkan
saat kau pergi
kuyakinkan diri ini
bukan orang sepertimu yang ku cinta
saat kemarin kau pergi
aku telah berusaha
berlari...
menjauh...
membuang rasa ku padamu
namun masih saja ada
rasaku tetap sama
rindu ini masih tetap Sama
hingga akhirnya aku menyerah
aku berhenti. .
Aku kelelahan
bisakah kau kembali?
kembali padaku?
Dan jadi mmilikku seutuhnya

Jumat, 20 Februari 2015

Sebelum dan sesudah kamu


Sebelum kamu
Aku tak mengenal apa itu romantis
Sebelum kamu
Keningku gersang tanpa kecupan
Sebelum kamu
Aku tak tahu bagaimana melawan arus
Sebelum kamu
Aku berpegang teguh pada kesetiaan
Dan bagiku “ orang ketiga selalu salah”
Dan kini
Tiba-tiba saja kau hadir
Tawarkan semua hal baru  yang belum pernah kurasa
Dan jelas saja aku menolak
Sekuat hatiku menolak keberadaanmu
Memungkiri rasa yang mulai menyusup, yang menurutku “ mungkin “ ini cinta
Hingga perlahan aku makin terhanyut dalam buaimu
Usahamu, kegigihanmu, dan anehnya kamu
Membuat semua kurangmu nampak sempurna dimataku
Ah bodohnya aku
Aku terhanyut dalam cintamu yang nampak nyata
Iya, tampak nyata
Karena sebenarnya kau hanya sementara
Karena sebenarnya aku hanya persinggahanmu saja
Cintamu pun “ mungkin” hanya fatamorgana
Dan setelah kamu,
Aku tak hanya tau apa itu romantis
Tap Aku akhirnya tau apa itu kecewa
Setelah kamu,
Keningku pun tak gersang lagi,
Tapi tandus merindukan kecupan yang pernah ada
Setelah kamu,
aku tak lagi beranggapan orang ketiga selalu salah
tapi aku merasakan bagaimana berada di posisi itu
dan setelah kamu
aku bukan hanya tau bagaimana melawan arus
tapi aku terhanyut dalam arus
dan tak bisa kembali lagi
dan kepada kamu
terima kasih telah menghanyutkanku sejauh ini
terima kasih telah mengajarkanku apa yang belum aku mengerti
terima kasih telah memberiku rasa yang sebelumnya tak pernah kurasa
dan lagi kepada kamu
jangan pernah kembali, bahkan untuk menengok ku pun jangan pernah
karena aku...

aku tak ingin kembali hanyut

Senin, 09 Februari 2015

hai senja

Senja,
Ah senja selalu saja membuatku terpukau,
Membuatku kembali merasakan kenangan itu
Kenangan yang tlah lama kulupakan
Kenangan yang coba tuk ku kubur
Senja
Datangmu tak pernah ku duga
Terkadang kau indah dengan warnamu yang jingga
Kadang pula gerimis menutupi keindahanmu
Tak jarang pula awan hitam menyelimuti indahnya jinggamu
Hai senja..
Aku mencintaimu
Dan berkali-kali aku jatuh cinta pada warnamu
Hai senja..
Tetaplah kekal hingga ku menutup mata
Tetaplah menjadi masa yang kunanti
Tetaplah menjadi indah


Minggu, 01 Februari 2015

Hay Lelaki Senjaku

Hay kamu lelaki senjaku
Sedang apa kau disana?
Taukah kamu?
Ada rindu yang mengombak,
Ada gelisah yang tak kutau darimana asalnya
Rasa-rasanya hariku hampa
Sepi,,
Kosong
Kamu,,
Jangan pergi, jangan menjauh dariku
Kuterima semua kurangmu, kupahami setiap keadaanmu
Aku tak butuh status
Tak butuh kejelasan atau apapun yang diharapkan wanita 
dari orang yang dicintainya
Aku hanya butuh kamu
Hanya ingin kamu ada
Ada disetiap kurindu
Hanya karenamu aku rela cintaku dibagi,
Hanya denganmu aku rela waktuku habis menanti
Menantimu di ujung senja
Hanya tuk bertemu,
Hanya sekedar melihat senyum manismu
Aku rela, ,


Minggu, 25 Januari 2015

Dan lagi.. terjadi.. peristiwa terperih yang selalu kau beri #apasiihh :)
lama gak nge blog jadi hang begini. .
Bingung mau cerita sama siapa..
bingung mau berbagi sama siapa, jadi ditumpahkan disini sajalah :)
#eeeeh emangnya air ditumpah? Trus apaan dong?
bakso? Ah jadi pengen bakso..
#a#apasiihhh ngelanturr lagi kaaann
hari ini.. iya hari ini. .
mungkin ini cara Tuhan menunjukkan saya, lebih tepatnya menyadarkan saya bahwa saya salah..
Tuhan menegur saya dengan luka..
menyapa saya lewat rasa perih. Menyadarkan saya dari kebahagiaan yang semu,