Selasa, 09 Juni 2015

curhat ga jelas

“ iya aku pernah pacaran sama dia , tapi 3 bulan aja kok , dan itu pun hanya pelampiasan “

Kejujurannya saat itu membuatku merasa seperti tersambar petir, bagaimana tidak? Orang yang aku banggakan didepan orang yang aku percayai , ternyata mereka berdua berhianat dibelakangku , saat itu aku merasa menjadi orang paling bodoh sedunia, dan sejak saat itu juga, aku yang kata orang “ seorang penyayang , yang peka dan peduli terhadap perasaan orang lain “ sejak saat itu rasanya nuraniku mati suri, seakan stock maaf tak ada lagi ,  hmm bukannya tak ada maaf, hanya saja aku belum siap menerima kenyataan, bukan dendam, hanya aku tak suka, tak suka dimunafiki, tak suka kejujuranku dibalas dusta, ah apalah itu, yang jelas hingga kini lukanya masih membekas,