Minggu, 28 Februari 2016

Mirror

Bagaimana rasanya.. jika seseorang yang slalu menjadi prioritas utama dalam hidupmu justru menghapus dirimu perlahan dari hidupnya ?
Bahkan membalas sapa mu atau sekedar mengucapkan terima kasih atas perhatian yang kau beri padanya pun kini ia enggan..
Kau tau itu salah..
Kau mencintainya sementara ia mencintai yang lain..
Kau mendoakannya sementara ia menduakanmu..
Kau ingin pergi.. kau ingin menyerah..
Bahkan dalam benakmu slalu meyakinkan diri..
Ada yang lebih baik diluar sana..
Ada pelangi setelah hujan..
Tapi bahkan kini kau bergeming enggan beranjak..
Kau enggan beranjak dari tempatmu bertahan..
Untuk apa ? Untuk dilukai lagi dan lagi ?
Untuk apa? Untuk membiarkan hatimu hancur berkeping keping ?
Atau kau sedang menunggu lelahmu?
Hay..!! Kau hanya menghabiskan waktu..!!
Kau bukan seseorang yang tanpa daya..!!
Kau punya segalanya
Kau punya apapun yang bisa membawamu meraih mimpi..
Persetan dengan cinta butamu yang menyakitkan itu..
Lupakan mimpi membangun surga bersamanya.. surga mu bukan dia..
Bangun..!!
Bangkitlah..!!
Raih mimpimu yang kini berlari meninggalkan mu..!!

Minggu, 03 Januari 2016

Bagian yang harus dilupakan

#terkadang dalam hidup memang ada kejadian yang tidak ada artinya sama sekali#
seperti saat ini, ketika aku bertemu dengannya untuk pertama kali setelah pertengkaran 5tahun silam. Bertemu dengannya, dengan dia yang bertahun-tahun coba kulupakan dan memang aku berhasil melupakannya hingga aku sampai pada fase hidup tenang dan jauh lebih bahagia dari sebelumnya. Seharusnya pertemuan dengannya memang tak perlu menjadi bagian dari kejadian yang berarti. Namun tanpa disadari alam bawah sadarku berkata lain. Ada gejolak dab debar yang tak biasa dan tiba2 saja kerja jantungku lebih cepat dari biasanya.  Bahkan debarnya melebihi ketika kencan pertama. Rasanya tak se mendebarkan hari ini,tak seperti pertemuan ku dengannya.  Dia yang pernah kubenci walau sebenarnya tetap kucintai bahkan jauh setelah kita berpisah.  Dia yang mampu membuat hari hariku berantakan ketika dia memutuskan pergi dari hidupku. Dia yang mampu membuat wajahku memanas karena amarah namun sesaat mereda ketika senyumnya merekah menggodaku. Dia yang berarti,dia yang pertama memiliki semua yang ada di diriku termasuk hatiku. Dan kini kotak hitam berpita itu mulai terbuka dan meengeluarkan isinya yang berupa kenangan.