Sabtu, 28 Maret 2015

ah senja

Senja di kiri jalan
Entah mengapa ada degub tak beraturan
Ya selalu saja begitu
Selalu tanpa bisa ku kendali
Tanpa mampu kucegah
Entah berapa kali aku harus berhati-hati
Tetap saja aku jatuh cinta
Jatuh cinta pada masa yang sama
Pada objek yang sama
Senja...
Jingga nya tak pernah membuatku bosan
Selalu ada debaran berbeda setiap harinya
Seakan ia punya seribu macam cara membuatku
Lagi dan lagi selalu jatuh cinta padanya
Lagi dan lagi selalu menoleh ke arahnya
Ah senja, kau begitu serakah
Tak maukah kau berbagi tempat dengan sang malam?
Bahkan saat kau pergi pun hatiku masih terpaut padamu
Bahkan saat rembulan mulai menggantikan mu
Tetap saja aku masih terpaku
Pada rona jinggamu
Rona jingga yak tak bosan kupandangi
Rona jingga yang selalu membuatku lagi dan lagi selalu jatuh cinta



Selasa, 24 Maret 2015

terbalik

Entah..
Tiba – tiba saja bayangmu hadir
Menggelayut manja dalam ruang kosong hatiku
Tiba – tiba saja ada rasa yang tak mampu kujelaskan
Pada mulanya kau bukan apa – apa
Dan kau bukan siapa – siapa
Tak pernah sedetik pun terlintas di anganku
Jika rindu ini akan hadir
Dan semua terjadi tiba- tiba tanpa mampu kubendung
Kamu
Kamu yang kemarin menyuguhkan senampan cinta
Senampan cinta yang tak pernah kupedulikan
Kamu yang kemarin ku abaikan
Tak kulirik bahkan sedetik pun
Mengapa kini ada desir aneh?
Mengapa itu terjadi justru disaat kau pergi
Dan bahkan lebih parah nya
Kau dan aku tak lagi bertegur sapa
Rindu itu mulai hadir ketika kau bangun benteng diantara kita
Rasa itu perlahan kusadari saat kau beranjak pergi
Bukan sekedar beranjak
Lebih tepatnya kau berlari,
Jauh... dan semakin jauh
Kamu,...
Bisakah kita ulang hari kemarin?
Takkan ku abaikan kamu

Takkan ku sia – sia  kan kamu 

Rabu, 18 Maret 2015

selamat ulang tahun

Hay diriku, selamat bertambah usia selamat karena mampu melewati rintangan hingga bisa sampai di usia 22, entah bagaimana harus menjabarkan semuanya rasa – rasanya baru kemarin aku dilahirkan, bersekolah dan tiba – tiba saja menjadi dewasa seperti ini , aku pernah berikir apakah ini Tahun terakhirku ? kadang tiba – tiba saja semua itu tak sengaja terlintas di kepala, tentang semua kebetulan – kebetulan itu , segala yang terjadi , serta keindahan – keindahan yang akhir – akhir ini kurasakan, rasanya jadi seperti suatu ketakutan tersendiri. Takut ini menjadi tahun terakhirku. Takut semua ini berlalu begitu saja. Ah mengapa aku sepicik ini? Hahaha semua manusia kan pasti mati.  

Sabtu, 14 Maret 2015

mencintaimu tanpa sekat

Aku hanya ingin mengagumimu ,
Mengagumimu tanpa sekat
Membiarkan sebatas rasa
Biarkan imaji tetaplah menjadi imaji
Imaji terindah yang takkan pernah tampak
Imaji terindah yang tak perlu kau tau
Aku
Hanya ingin mencintaimu dalam diam
Dalam segala ketidak sempurnaan
Sekedar melihatmu lantas memelukmu melalui doa
Itu sudah lebih dari cukup
Aku tak ingin disebut serakah
Aku tak ingin dikata naif
Tenanglah
Aku pandai bersandiwara
Aku tak ingin mengganggumu dengannya
Terlebih mendoakanmu berpisah dengannya
Aku tak sejahat itu J
Tetaplah berjalan tanpa peduli hatiku
Tetaplah tersenyum tanpa harus takut aku terluka J
Karena aku
Aku mencintaimu tanpa syarat
Tanpa balasan

Tanpa ambisi

Kamis, 05 Maret 2015

kucari kamu

Kucari kamu dalam setiap desir senja
kucari kamu ku kabarkan pada senja
adakah dirimu diantara warna jingga nya
kucari kamu diantara rintik hujan
kuharap tiap tetesnya mengabarkan rindu mu
kucari kamu lewat gema di ujung tebing
berharap dalam gema terselip sapaan rindu
kunanti kamu di setiap detak nadiku
kunanti kamu
detik ke menit
menit ke jam
harapku kian padam
hingga akhirnya aku kelelahan
aku menyerah
tak ada yang mengabarkan keberadaanmu
tidak senja
tidak hujan
tidak juga angin musim semi
lantas dimanakah kamu?
dimana kau simpan rindu ku?
tuan..
bisakah kau pulang?
aku rindu
aku lelah terlalu lama menunggu
tuan...
Tanpamu senja disini tak lagi jingga
rintik hujan pun kembali mengabarkan kesepian
aroma kepedihan menyeruak seiring hilang nya kabar darimu
tuan..
aku rindu..
rindu menikmati jingga nya senja bersamamu
rindu menikmati langit yang kemerahan
menatap mentari yang terbelenggu senja
rindu melepas penat bersamamu..
tuan...
cepat kembali :* :(

kau

Aku belajar mencintaimu, mencintai tanpa syarat apapun
#afgan_cinta tanpa syarat

Aku memang belajar mencintaimu,mencintai tanpa syarat apapun. Tak peduli kau siapa tak peduli kau punya apa. Meski kau yang tersulit untukku, meski hatiku belum sembuh dari patah. Namun aku terus mencoba, mencoba yakinkan hati, bahwa kau orang yang pantas ku cinta, orang yang pantas mengukir senyum :) hingga kau akhirnya benar-bbenar-benar meyakinkanku..
kau alasan mengapa duniaku kembali berwarna
kau alasan mengapa senjaku kembali jingga
kau alasan aku berani jatuh meski rasanya akan sakit
kau alasan bagi hatiku yang sempat patah kembali utuh
Kau alasan mengapa hujan tak lagi mengabarkan kesepian
kau alasan bahagia itu kembali menyapa
kau alasan terbesar dari terbit nya senyum di wajahku
dan kau..
alasan matahari kembali bersinar terang

Minggu, 01 Maret 2015

saat kau pergi

Saat kau pergi..
aku terus berlari dan berlari
bukan mengejar bayangmu
tapi berlari dari kenanganmu
saat kau pergi. .
aku memungut serpihan rasaku untukmu
bukan untuk kusimpan
tapi untuk ku musnahkan
saat kau pergi
kuyakinkan diri ini
bukan orang sepertimu yang ku cinta
saat kemarin kau pergi
aku telah berusaha
berlari...
menjauh...
membuang rasa ku padamu
namun masih saja ada
rasaku tetap sama
rindu ini masih tetap Sama
hingga akhirnya aku menyerah
aku berhenti. .
Aku kelelahan
bisakah kau kembali?
kembali padaku?
Dan jadi mmilikku seutuhnya