Jumat, 19 Desember 2014

kamu lagi, kamu lagi :)

hay kamu,
entah bagaimana aku harus mengatakannya
mengapa rasanya sesakit ini,
mencoba menghapus semua tentangmu
awalnya aku bangga aku berhasil
kupikir aku mampu menghapus namamu yang benar2 terukir dihatiku
kupikir aku mampu menghapus rasa yang ada
dengan berpindah dari hati yang satu ke lainnya
mencoba mencintai setiap nama yang singgah
tapi ternyata aku tak bisa
tetap kamu
dan selalu kamu
yang jadi tempat kemana hatiku ingin pulang
tempat bersandar ketika aku letih dengan petualanganku
hay kamu
bisakah kamu peka
dan biarkan aku jadikan kamu satu-satunya
begitupun kamu
jadikan aku satu-satunya
agar tak perlu lagi aku berpetualang
aku lelah...