Kamis, 20 Maret 2014

kepada kamu

Hay kamu..
Kamu yang disana..
Ingin rasanya bersandar dan menangis  di bahumu...
Ingin rasanya berbagi lara denganmu..
Hay kamu..
Aku lelah berjalan sendiri disini..
Tanpamu sepi merajai hari ku..
Hay kamu..
Masih ingatkah tentang dia..
Yang padanya kuserahkan hatiku. .
Yang padanya kuberikan tahtamu..
Dia sakiti aku..
Dia perlakukan aku bak sampah yang busuk. ..
Separah itukah aku?
Hay kamu...
Andai masih ada kamu disini..
Tak mungkin aku se merana ini..
Takkan aku terpuruk seperti sekarang...
Hay kamu..
Bisakah kamu hadir?
Sejenak walau hanya sebatas mimpi..

Sabtu, 15 Maret 2014

ga jelas

Saya memulai hari ini dengan tersenyum, berharap suasana hati membaik, tapi entah kenapa masih saja terpikir tentangmu, tentangmu yang jauh disana, tentangmu yang tak tergapai, tentangmu yang takkan mungkin dan tak akan pernah bisa jadi milikku lagi, semua yang terjadi masih terekam dengan jelas, sedetail mungkin, ntah apakah masih ada yang terlewatkan olehku, tapi kurasa tidak, rasa ini, masih akan tetap sama seperti sewindu yang lalu, rasa yang bagiku hanya sebatas cinta monyet anak SMP, rasa yang ntah bagaimana rupanya aku pun tak tau, semua sulit tuk diungkapkan, tapi yang pasti semua itu takkan pernah hilang, rasa yang mampu membuatku istimewa, perasaan nyaman, tenang, sulit tuk diungkapkan.